SMA Negeri 97 Jakarta

Jl. Brigif 2, Ciganjur, Jagakarsa. Jakarta Selatan

Senin, 08 Juni 2020 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 11 Kali

Akhir Desember 2019, dunia dikejutkan dengan munculnya Virus Corona yang menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia. Nama resmi virus ini adalah SARS-CoV-2 yang menyebabkan timbulnya penyakit yang kita kenal dengan nama Covid 19. Virus tersebut pertama kali ditemukan di Wuhan. Wuhan (Hanzi: 武漢) adalah ibu kota provinsi Hubei, Tiongkok. Kota ini adalah kota terpadat penduduknya di bagian pusat Tiongkok (Wikipedia).

Di Indonesia kasus pertama Covid-19 resmi diumumkan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 2 Maret 2020. Penyebaran virus ini begitu cepat, mulai dari Wuhan shingga sebagian besar belahan bumi, sehingga pada Rabu, 11 Maret 2020 Word Health Organization (WHO) mengumumkan pandemi global terhadap kasus virus corona. Merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pandemi berarti wabah yang berjangkit serempak di mana-mana, meliputi daerah yang luas. Pandemi terjadi ketika suatu penyakit menular dengan mudah menjangkiti satu orang ke orang lain di banyak negara pada suatu waktu bersamaan. Kita biasa menyebutnya wabah.

Munculnya wabah Covid-19 bagi dunia Pendidikan membawa berkah tersendiri. Sejak diberlakukan kegiatan pembelajaran jarak jauh atau lebih dikenal dengan sebutan Home Learning, para guru sibuk menyiapkan  pembelajaran daring. Pembelajaran model ini dilakukan guru, demi mencegah penyebaran Covid-19.  Lalu apa saja  dampak positif  dari munculnya Covid-19 ini? Dampak positif bagi guru itu sendiri, bagi siswa, dan bagi orang tua tentunya. Berikut ini akan diuraikan efek positif dari munculnya wabah Covid-19 tersebut.

 Pembelajaran daring menuntut para guru untuk menyiapkan bahan ajar yang akan disampaikan secara daring tersebut.  Kreativitas guru jelas dituntut untuk menjadi lebih baik. Penguasaan teknologi untuk dimanfaatkan dalam proses pembelajaran mutlak dikuasai oleh guru

              Kondisi seperti ini tentu menuntut guru untuk belajar menguasai teknologi untuk kegiatan pembelajaran. Dalam hal ini guru tidak hanya dituntut mampu menguasai teknologi untuk pembelajaran melaikan dituntut lebih kreatif dalam menentukan formula yang terbaik untuk kegiatan pembelajaran tersebut. Sebab jika materi pembelajaran yang dirancang guru untuk pembelajaran daring itu tidak menarik, siswa dapat saja beralih ke hal-hal lain di luar kegiatan pembelajaran yang tentunya mereka anggap lebih menarik dari pada belajar daring itu.  Misalnya mereka akan lebih memilih bermain game online, daripada mengikuti pembelajaran yang menurut mereka tidak menarik.

              Bagi guru, kehadiran pembelajaran daring memaksa guru untuk mencari formula yang bagus sehingga kegiatan pembelajaran daring tersebut berlangsung menarik dan tidak membosankan. Wabah covid ternyata dapat memaksa guru untuk lebih kreatif memanfaatkan teknologi sehingga dihasilkan formula yang terbaik bagi siswa. Sajian kegiatan pembelajaran dengan formula yang terbaik tentunya akan memotivasi siswa untuk tetap semangat mengikuti kegiatan pembelajaran tersebut. Jadi mereka dengan suka rela fokus ke dalam kegiatan pembelajarn dan tak ingin beralih ke hal-hal yang lain.

              Pembelajaran daring yang dirancang guru, dalam kondisi wabah ini tentu tidak semata-mata untuk mengejar target kurikulum. Pembelajaran daring di sini dimaksudkan untuk memberikan pengalaman bagi siswa tanpa terbebani oleh tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum, seperti ketuntasan belajar atau untuk mencapai kelulusan.

              sedangkan dampak positif wabah Covid-19 bagi siswa adalah mereka dapat mememanfaatkan teknologi yang umumnya sudah mereka kuasai. Siswa di era milenial seperti sekarang tentu sudah familiar dengan teknologi sehingga mereka  dapat memanfatkan sebaik-baiknya untuk belajar, gawai atau gadget mereka tidak hanya diisi fitur-fitur yang sifatnya untuk hiburan semata.  jadi bukan hanya untuk bermain game saja.  Dalam kegiatan pembelajaran daring seperti ini tentu memaksa mereka untuk berdisiplin. Dalam hal ini Siswa juga dituntut untuk berdisiplin dalam mengatur waktu  belajar online mereka.

              Sementara itu bagi orang tua tentunya kegiatan belajar daring seperti itu menuntut mereka dapat menyadari betapa besar peran guru selama ini, mereka menyadari betapa tidak mudahnya menjadi pendidik sekaligus pengawas dalam kegiatan pembelajaran daring tersebut.

Beberapa fakta di lapangan membuktikan bahwa kehadiran guru bagi siswa tidak tergantikan. Mereka merasa lebih nyaman belajar dengan didampingi guru, orang tua yang tiba-tiba harus berperan menjadi guru sekaligus pengawas daring tidak jarang menjadi tidak sabar dalam membimbing putra putrinya ketika belajar daring itu. Tidak heran jika banyak whats App siswa yang lucu dan menggelitik ketika mereka curhat, berisikan keluhan mereka ketika orang tuanya harus menjadi gurunya di rumah.  Dengan demikian, orang tua menjadi lebih paham bahwa betapa berat tugas seorang guru yang sejatinya selalu menghadirkan kegiatan pembelajaran demi kebaikan siswa itu sendiri. Hal ini tentu menumbuhkan sikap lebih menghargai profesi guru.

Demikian beberapa dampak positif kehadiran virus Corona bagi dunia Pendidikan. Meskipun berdampak positif tentunya kita tidak ingin virus ini berlama-lama menebar wabah ke seluruh dunia. Kita berharap semoga wabah ini cepat berlalu. Hal kecil yang dapat kita lakukan untuk mencegah penularan virus ini adalah tetap menjalankan anjuran untuk DI RUMAH SAJA. Tetap semangat dan mari kita bersama melawan Virus Corona, kita pasti bisa!

KOMENTARI TULISAN INI